aku bukan seorang anak laki-laki lagi
aku bukan seorang kecil
bersepeda di jalan kecil di sampingmu
aku selalu ingat sepeda birumu, dengan keranjang di depannya
selalu berada di dekat sepeda merahku
mungkin kau sudah lupa akan diriku
tiba-tiba bayangmu melesat dalam benakku
rambut seperti ombak itu menerjang
menghidupkan memoriku yang sedang tertidur lelap
getarkan syaraf hatiku
dan mengapa aku rindu padamu?
mungkinkah pada saat ini kita sedang saling merindu?
mustahil... pikirku
aku selalu ingat saat aku bernyanyi
suatu saat aku lebih baik melamarmu
hahahahaha...
air mata kecilku meleleh
dalam lemahku
karena luguku
maaf... sang waktu mendorongku
jauh mencangkuli pikirku dan memendam memoriku
ingatkah bahwa dulu aku sering bermain di rumahmu?
berlari di teras rumahmu, bercanda dan memanggil namamu?
sungguh masa yang indah
sayang telah berlalu
diterpa angin nan syahdu
dan warna-warni
yang kita susun dulu
terhempas...
bagai debu...
terbang di atas pantai yang membiru
temanku
tak tahukah dirimu
kemarin aku
berlalu didepan rumahmu
bermain dalam memori masa kecilku
sayang kita tak kunjung bertemu...
Judul asli: "Buat Raras"
Bantul, 13 September 2009
00.31 WIB
Wednesday, September 16, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment