Aku berjalan
Ditengah pekik keramaian
Aku di depan
menghadap berjuta nisan
Nisan kok berteriak?
Ah... Masa bodoh
Mulutku mulai menari
Mendendangkan lagu
Yang bagiku sunyi
Tanganku mulai bercumbu
Dengan gitar lusuhku
Memang tanganku ini
Suka menggerayangi
Gitar yang seksi
Meski, jari kasarku mulai merobeknya
Ah... tak peduli
Panas dingin tubuhku ini
kakiku yang berdiri diatas vibrator
Ah... vibrator
Getaran yang nikmat
dibawah sana
batu nisan tadi saling bertabrakan
menimbulkan suara-suara
yang buatku merasa sendiri, namun pasti
Selamat jalan panggung
Dan Getaran itu memudar...
Friday, September 18, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment