Wednesday, September 16, 2009

Sweater Biru

Sebuah sweater biru
Di lemari, berbau kapur barus
Tak terawat
Sobek lengan kirinya

Kuambil
Kubawa ke penjahit
Tak bisa diperbaiki katanya
Kembali kuberpeluh
Siang hari itu
Sweater kuletakkan

kulihat sweater itu
seakan menangis
dengan lengan kiri teriris
hatiku pun miris

Kuambil:
Kain jeans, benang biru, dan jarum
Kutambal sweater itu
Sekarang ia melekat di dadaku
Tersenyum

Kalasan, 14 September 2009

No comments:

Post a Comment